Kabupaten Tebo: Perbedaan antara revisi
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 2: | Baris 2: | ||
Wilayah administrasi Kabupaten Tebo dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 54 Tahun 1999 yang diundangkan pada 4 Oktober 1999 sebagai pemekaran dari [[Kabupaten Bungo|Kabupaten Bungo Tebo]]. <ref>Undang-Undang Nomor 54 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Tebo, Kabupaten Muaro Jambi, dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur</ref> | Wilayah administrasi Kabupaten Tebo dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 54 Tahun 1999 yang diundangkan pada 4 Oktober 1999 sebagai pemekaran dari [[Kabupaten Bungo|Kabupaten Bungo Tebo]]. <ref>Undang-Undang Nomor 54 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Tebo, Kabupaten Muaro Jambi, dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur</ref> | ||
Undang-Undang tersebut kemudian diubah dengan dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2000 yang diundangkan pada 7 Juni 2000. <ref>Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2000 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor Nomor 54 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Tebo, Kabupaten Muaro Jambi, dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur</ref> | |||
== Geografi == | == Geografi == | ||
Revisi per 11 April 2026 18.31
Kabupaten Tebo terletak di Provinsi Jambi, Indonesia. Luas wilayah Kabupaten Tebo adalah 6.103,737 km² dengan jumlah penduduk 376.541 jiwa pada Desember 2024.
Wilayah administrasi Kabupaten Tebo dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 54 Tahun 1999 yang diundangkan pada 4 Oktober 1999 sebagai pemekaran dari Kabupaten Bungo Tebo. [1]
Undang-Undang tersebut kemudian diubah dengan dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2000 yang diundangkan pada 7 Juni 2000. [2]
Geografi
Berdasarkan Badan Informasi Geospasial, luas wilayah Kabupaten Tebo adalah 6.103,737 km². [3]
Populasi
| No. | Bulan & Tahun | Jumlah Penduduk (jiwa) |
|---|---|---|
| 1. | Desember 2021 | 345.777 |
| 2. | Juni 2022 | 350.234 |
| 3. | Desember 2022 | 356.875 |
| 4. | Juni 2023 | 359.906 |
| 5. | Desember 2023 | 362.946 |
| 6. | Juni 2024 | 367.251 |
| 7. | Desember 2024 | 376.541 |
Agama
| No. | Agama | Jumlah Penduduk (jiwa) | ||
|---|---|---|---|---|
| Des 2022 | Jun 2023 | |||
| 1. | Islam | 343.811 | belum ada data | |
| 2. | Kristen | 10.474 | belum ada data | |
| 3. | Katolik | 1.658 | belum ada data | |
| 4. | Hindu | 18 | belum ada data | |
| 5. | Buddha | 51 | belum ada data | |
| 6. | Konghucu | 0 | belum ada data | |
| 7. | Kepercayaan terhadap Tuhan YME | 863 | belum ada data | |
| Total | 356.875 | belum ada data | ||
Pemerintahan
Dewan Perwakilan
Pemilihan Umum Tahun 2024 dilaksanakan pada 14 Februari 2024 untuk memilih 35 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tebo dari 4 daerah pemilihan. [4]
Kepala Daerah
Kabupaten Tebo dipimpin oleh 1 orang walikota dan 1 orang wakil walikota yang dipilih melalui Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Wilayah Administrasi
Kabupaten Tebo terdiri atas 12 kecamatan, 7 kelurahan dan 122 desa.
| No. | Kecamatan | Kelurahan | Desa |
|---|---|---|---|
| 1. | Muara Tabir | 0 | 8 |
| 2. | Rimbo Bujang | 3 | 13 |
| 3. | Rimbo Ilir | 0 | 10 |
| 4. | Rimbo Ulu | 0 | 12 |
| 5. | Serai Serumpun | 0 | 8 |
| 6. | Sumay | 0 | 12 |
| 7. | Tebo Ilir | 1 | 11 |
| 8. | Tebo Tengah | 2 | 10 |
| 9. | Tebo Ulu | 1 | 16 |
| 10. | Tengah Ilir | 0 | 6 |
| 11. | VII Koto | 0 | 10 |
| 12. | VII Koto Ilir | 0 | 6 |
| Total | 7 | 122 |
Referensi
- ↑ Undang-Undang Nomor 54 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Tebo, Kabupaten Muaro Jambi, dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur
- ↑ Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2000 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor Nomor 54 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Tebo, Kabupaten Muaro Jambi, dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur
- ↑ Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025 tentang Pemberian dan Pemutakhiran Kode, Data Wilayah Administrasi Pemerintahan, dan Pulau
- ↑ Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 6 Tahun 2023 tentang Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota dalam Pemilihan Umum Tahun 2024
