Kabupaten Karo: Perbedaan antara revisi
←Membuat halaman berisi ''''Kabupaten Karo''' terletak di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Luas wilayah Kabupaten Karo adalah 2.206,876 km² dengan jumlah penduduk 422.495 jiwa pada Desember 2024. Wilayah administrasi Kabupaten Karo dibentuk berdasarkan Undang-Undang Darurat Nomor 7 Tahun 1956 yang diundangkan pada 24 November 1956. <ref>Undang-Undang Darurat Nomor 7 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kabupaten-Kabupaten dalam Lingkungan Daerah Propinsi Sumatera...' |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| (2 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Kabupaten Karo''' terletak di Provinsi [[Sumatera Utara]], [[Indonesia]]. Luas wilayah Kabupaten Karo adalah 2.206,876 km² dengan jumlah penduduk 422.495 jiwa pada Desember 2024. | '''Kabupaten Karo''' terletak di Provinsi [[Sumatera Utara]], [[Indonesia]]. Luas wilayah Kabupaten Karo adalah 2.206,876 km² dengan jumlah penduduk 422.495 jiwa pada Desember 2024. Ibukota Kabupaten Karo berkedudukan di Kabanjahe. | ||
Wilayah administrasi Kabupaten Karo dibentuk berdasarkan Undang-Undang Darurat Nomor 7 Tahun 1956 yang diundangkan pada 24 November 1956. <ref>Undang-Undang Darurat Nomor 7 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kabupaten-Kabupaten dalam Lingkungan Daerah Propinsi Sumatera Utara</ref> | Wilayah administrasi Kabupaten Karo dibentuk berdasarkan Undang-Undang Darurat Nomor 7 Tahun 1956 yang diundangkan pada 24 November 1956. <ref>Undang-Undang Darurat Nomor 7 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kabupaten-Kabupaten dalam Lingkungan Daerah Propinsi Sumatera Utara</ref> | ||
| Baris 5: | Baris 5: | ||
Kedudukan Kabupaten Karo sebagai sebuah daerah otonom saat ini didasarkan pada Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2024 yang diundangkan pada 2 Juli 2024. <ref>Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2024 tentang Kabupaten Karo di Provinsi Sumatera Utara</ref> | Kedudukan Kabupaten Karo sebagai sebuah daerah otonom saat ini didasarkan pada Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2024 yang diundangkan pada 2 Juli 2024. <ref>Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2024 tentang Kabupaten Karo di Provinsi Sumatera Utara</ref> | ||
== | == Geografi == | ||
Berdasarkan Badan Informasi Geospasial, luas wilayah Kabupaten Karo adalah 2.206,876 km². <ref>Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025 tentang Pemberian dan Pemutakhiran Kode, Data Wilayah Administrasi Pemerintahan, dan Pulau</ref> | |||
== Demografi == | |||
{| class="wikitable sortable" style="margin:left" style="font-size:90%;" | {| class="wikitable sortable" style="margin:left" style="font-size:90%;" | ||
| Baris 27: | Baris 31: | ||
== Pemerintahan == | == Pemerintahan == | ||
Ibukota Kabupaten Karo berkedudukan di Kabanjahe. | |||
==== Dewan Perwakilan ==== | ==== Dewan Perwakilan ==== | ||
| Baris 45: | Baris 51: | ||
[[Category:Kabupaten di Indonesia]] | [[Category:Kabupaten di Indonesia]] | ||
<seo title="Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara" /> | |||
Revisi terkini sejak 23 April 2026 09.11
Kabupaten Karo terletak di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Luas wilayah Kabupaten Karo adalah 2.206,876 km² dengan jumlah penduduk 422.495 jiwa pada Desember 2024. Ibukota Kabupaten Karo berkedudukan di Kabanjahe.
Wilayah administrasi Kabupaten Karo dibentuk berdasarkan Undang-Undang Darurat Nomor 7 Tahun 1956 yang diundangkan pada 24 November 1956. [1]
Kedudukan Kabupaten Karo sebagai sebuah daerah otonom saat ini didasarkan pada Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2024 yang diundangkan pada 2 Juli 2024. [2]
Geografi
Berdasarkan Badan Informasi Geospasial, luas wilayah Kabupaten Karo adalah 2.206,876 km². [3]
Demografi
| No. | Bulan & Tahun | Jumlah Penduduk (jiwa) |
|---|---|---|
| 1. | Desember 2021 | 409.566 |
| 2. | Juni 2022 | 410.465 |
| 3. | Desember 2022 | 410.633 |
| 4. | Juni 2023 | 411.278 |
| 5. | Desember 2023 | 415.342 |
| 6. | Juni 2024 | 418.705 |
| 7. | Desember 2024 | 422.495 |
Pemerintahan
Ibukota Kabupaten Karo berkedudukan di Kabanjahe.
Dewan Perwakilan
Pemilihan Umum Tahun 2024 dilaksanakan pada 14 Februari 2024 untuk memilih 40 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karo dari 5 daerah pemilihan. [4]
Kepala Daerah
Kabupaten Karo dipimpin oleh 1 orang walikota dan 1 orang wakil walikota yang dipilih melalui Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Wilayah Administrasi
Kabupaten Karo terdiri atas 17 kecamatan, 10 kelurahan dan 259 desa.
Referensi
- ↑ Undang-Undang Darurat Nomor 7 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kabupaten-Kabupaten dalam Lingkungan Daerah Propinsi Sumatera Utara
- ↑ Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2024 tentang Kabupaten Karo di Provinsi Sumatera Utara
- ↑ Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025 tentang Pemberian dan Pemutakhiran Kode, Data Wilayah Administrasi Pemerintahan, dan Pulau
- ↑ Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 6 Tahun 2023 tentang Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota dalam Pemilihan Umum Tahun 2024
