Kota Banjar: Perbedaan antara revisi

Dari indonesiapedia
Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
 
Baris 36: Baris 36:
{| class="wikitable sortable" style="margin:left" style="font-size:90%;"
{| class="wikitable sortable" style="margin:left" style="font-size:90%;"
|-
|-
! rowspan="2"|No. !! rowspan="2"|Jenis Kelamin !! colspan="1"|Jumlah Penduduk (jiwa)
! rowspan="2"|No. !! rowspan="2"|Jenis Kelamin !! colspan="2"|Jumlah Penduduk (jiwa)
|-
|-
! Jun 2025
! Jun 2025 !! Des 2025
|-
|-
| 1. || Laki-laki || style="text-align:right;"|105.857
| 1. || Laki-laki || style="text-align:right;"|105.857 || style="text-align:right;"|106.122
|-
|-
| 2. || Perempuan || style="text-align:right;"|104.068
| 2. || Perempuan || style="text-align:right;"|104.068 || style="text-align:right;"|104.302
|-
|-
! colspan="2" style="text-align:left;"|Total !! style="text-align:right;"|209.925
! colspan="2" style="text-align:left;"|Total !! style="text-align:right;"|209.925 !! style="text-align:right;"|210.424
|}
 
== Agama ==
 
{| class="wikitable sortable" style="margin:left" style="font-size:90%;"
|-
! rowspan="2"|No. !! rowspan="2"|Agama !! colspan="3"|Jumlah Penduduk (jiwa)
|-
! Des 2022 !! Jun 2023
|-
| 1. || Islam || style="text-align:right;"|205.688 || style="text-align:right;"|belum ada data
|-
| 2. || Kristen || style="text-align:right;"|1.516 || style="text-align:right;"|belum ada data
|-
| 3. || Katolik || style="text-align:right;"|275 || style="text-align:right;"|belum ada data
|-
| 4. || Hindu || style="text-align:right;"|11 || style="text-align:right;"|belum ada data
|-
| 5. || Buddha || style="text-align:right;"|22 || style="text-align:right;"|belum ada data
|-
| 6. || Konghucu || style="text-align:right;"|97 || style="text-align:right;"|belum ada data
|-
| 7. || Kepercayaan terhadap Tuhan YME || style="text-align:right;"|16 || style="text-align:right;"|belum ada data
|-
! !! style="text-align:left;"|Total !! style="text-align:right;"|207.625 !! style="text-align:right;"|belum ada data
|}
|}



Revisi terkini sejak 23 Juli 2026 11.04

Kota Banjar terletak di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Luas wilayah Kota Banjar adalah 131,005 km² dengan jumlah penduduk 210.424 jiwa pada Desember 2025.

Wilayah administrasi Kota Banjar dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2002 yang diundangkan pada 11 Desember 2002 sebagai pemekaran dari Kabupaten Ciamis. [1] Sebelumnya, Kota Banjar berstatus kota administratif berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 1991 yang diundangkan pada 2 Oktober 1991. [2]

Geografi

Berdasarkan Badan Informasi Geospasial, luas wilayah Kota Banjar adalah 131,005 km². [3]

Demografi

No. Bulan & Tahun Jumlah Penduduk (jiwa)
1. Desember 2021 205.732
2. Juni 2022 206.370
3. Desember 2022 207.625
4. Juni 2023 208.135
5. Desember 2023 208.309
6. Juni 2024 209.182
7. Desember 2024 209.317
8. Juni 2025 209.925
9. Desember 2025 210.424

Jumlah Penduduk menurut Jenis Kelamin

No. Jenis Kelamin Jumlah Penduduk (jiwa)
Jun 2025 Des 2025
1. Laki-laki 105.857 106.122
2. Perempuan 104.068 104.302
Total 209.925 210.424

Pemerintahan

Dewan Perwakilan

Pemilihan Umum Tahun 2024 dilaksanakan pada 14 Februari 2024 untuk memilih 30 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjar dari 3 daerah pemilihan. [4]

Kepala Daerah

Kota Banjar dipimpin oleh 1 orang walikota dan 1 orang wakil walikota yang dipilih melalui Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Wilayah Administrasi

Kota Banjar terdiri atas 4 kecamatan, 9 kelurahan dan 16 desa.

No. Kecamatan Kelurahan Desa
1. Banjar 3 4
2. Langensari 2 4
3. Pataruman 2 6
4. Purwaharja 2 2
Total 9 16

Referensi

  1. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kota Banjar di Provinsi Jawa Barat
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 1991 tentang Pembentukan Kota Administratif Banjar
  3. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025 tentang Pemberian dan Pemutakhiran Kode, Data Wilayah Administrasi Pemerintahan, dan Pulau
  4. Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 6 Tahun 2023 tentang Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota dalam Pemilihan Umum Tahun 2024